Kasat Narkoba Polresta Gowa Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba di Pesantren GUPPI, Ajak Santri Bentengi Diri dengan Iman
TEROPONGGOWA.COM,GOWA – Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Polresta Gowa, Kompol Ismail Pali, S.H., M.M., memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para santri di Pesantren GUPPI. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 07.30 WITA hingga pukul 09.40 WITA.
Dalam penyuluhan tersebut, pesan “Bentengi Diri dengan Iman, Jauhkan Diri dari Narkoba” menjadi pengingat penting bagi generasi muda, khususnya para santri, agar senantiasa menjaga diri dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan.
Kompol Ismail Pali memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, baik dari aspek kesehatan, kehidupan sosial, maupun konsekuensi hukum. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para santri agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau pergaulan yang berpotensi menjerumuskan mereka ke dalam penyalahgunaan narkoba.
Menurut pentingnya upaya pencegahan sejak dini, pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan juga menjadi bagian penting dalam membentengi generasi muda dari ancaman narkotika. Keimanan yang kuat, disertai pengetahuan yang benar tentang bahaya narkoba, diharapkan menjadi landasan bagi para santri dalam mengambil keputusan yang positif dan bertanggung jawab.
Lingkungan pesantren sebagai tempat menimba ilmu dan memperdalam ajaran agama memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, disiplin, serta memiliki pendirian yang kuat. Karena itu, para santri diharapkan mampu menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai benteng diri dalam menghadapi berbagai tantangan pergaulan.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, Polresta Gowa turut mendorong keterlibatan lembaga pendidikan dan masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Para santri juga diharapkan dapat menjadi pelopor gerakan antinarkoba dengan menyampaikan edukasi kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Pesan yang ingin ditanamkan sangat jelas: perkuat iman, jaga pergaulan, jauhi narkoba, dan raih masa depan dengan prestasi. Dengan kesadaran dan komitmen bersama, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan bebas dari narkoba.
