Profil Sheriddin Boboev, Pemain Timnas Tajikistan yang Jadi Amunisi Baru PSM
TEROPONGGOWA.COM, MAKASSAR - Pada laga kontra PSBS Biak, Minggu (8/2/2026), PSM Makassar memberi kesempatan debut kepada rekrutan anyar mereka, Sheriddin Boboev. Penyerang asal Tajikistan itu masuk pada menit ke-58 menggantikan Jacques Themopele.
Meski hanya mencatat lima operan selama berada di lapangan, kontribusi Boboev tak sebatas membantu lini serang. Ia juga aktif dalam fase bertahan dengan membukukan satu intersep, satu tekel sukses, serta satu ball recovery. Peran tersebut mengindikasikan bahwa ia turut diberi tugas membantu keseimbangan tim.
Berikut profil singkat Sheriddin Boboev sebelum bergabung dengan PSM Makassar:
1. Lulusan klub raksasa Tajikistan dan kolektor trofi domestik
Sheriddin Boboev lahir di Dushanbe, Tajikistan, pada 21 April 1999. Ia memulai karier profesional bersama klub elite Tajikistan, FC Istiklol, pada 2015. Karena masih berusia 16 tahun, ia lebih banyak tampil di level junior sebelum dipinjamkan ke Barkchi Hisor pada musim 2017. Bersama Barkchi, Boboev mencatat 20 penampilan dan menyumbang lima gol.
Sekembalinya ke Istiklol pada Januari 2018, ia mulai mendapat tempat di tim utama hingga Januari 2021. Dalam periode tersebut, Boboev meraih berbagai gelar domestik, yakni tiga trofi Tajikistan Top League (2018, 2019, 2020), dua Tajikistan Cup (2018, 2019), serta dua Tajik Supercup (2018 dan 2020).
Tak hanya di level domestik, Boboev juga merasakan kompetisi Asia melalui tiga edisi AFC Cup (2018, 2019, 2020), yang kini dikenal sebagai AFC Champions League Two. Edisi 2020 sendiri terhenti akibat pandemi COVID-19.
2. Pengalaman merantau, termasuk ke Malaysia
Setelah tiga musim menjadi bagian penting Istiklol, Boboev memutuskan berkarier di luar negeri. Ia bergabung dengan Penang FC pada Januari 2021 hingga Maret 2022. Saat itu, tim berjuluk Harimau Kumbang dilatih oleh Tomas Trucha, yang kini menangani PSM Makassar.
Di Liga Super Malaysia musim 2021, Boboev tampil 22 kali dengan torehan enam gol dan empat assist, serta membantu Penang finis di posisi ketiga klasemen akhir.
Petualangannya berlanjut ke Kazakhstan bersama FC Maktaraal (Maret–Agustus 2022), lalu ke Iran memperkuat Sanat Naft Abadan FC (2022–2023). Setelah sempat tanpa klub, ia kembali ke Tajikistan membela Khosilot Fakhor dan Ravshan Kulob hingga akhirnya direkrut PSM pada Februari 2026.
3. Andalan Timnas Tajikistan dan harapan baru lini depan PSM
Boboev juga merupakan langganan Timnas Tajikistan sejak kelompok usia muda hingga senior. Ia telah mencatatkan 27 caps dan tiga gol sejak debut internasionalnya pada 2017. Penampilan terakhirnya bersama timnas terjadi pada laga Grup A Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Timor Leste pada November 2025.
Dengan nilai pasar yang ditaksir mencapai Rp4,35 miliar, Boboev digadang-gadang menjadi solusi atas persoalan agresivitas lini depan Pasukan Ramang. Pelatih Tomas Trucha menilai pemain bernomor punggung 99 itu bisa menambah variasi dalam skema serangan balik cepat yang menjadi ciri khas tim.
Setelah menjalani debut singkat saat menang atas PSBS Biak, suporter kini menantikan gol perdana Boboev ketika PSM menjamu Dewa United di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Sabtu (14/2/2026) mendatang.



